Sabtu, 01 Juni 2013

KASIH TAK BERBATAS



Mungkin saja kita setuju jaman dengan kemajuan informasi tehnolgy saat ini memberikan kemudahan pada kita untuk sekedar berkomunikasi atau mengirim data, baik itu berupa dokumen tertulis atau data gambar bahkan data video yang baru kita rekam lima menit yang lalu langsung bisa kita kirimkan ke tempat lain walaupun itu beratus atau beribu kilometer jaraknya. Pendek kata dengan tehnolgy informasi saat ini dapat memberikan keleluasaan pada kita untuk mencari, menerima atau mengirim informasi dari dan kemana saja atau dari siapa dan kesiapa saja, seolah-olah dunia ini sudah tidak dibatasi lagi dengan ruang dan waktu, sehingga kita dapat berkomunikasi dengan berbagai suku bangsa baik itu berkulit, hitam, putih, kuning atau merah , ataupun dengan berbagai bahasa dan agama didunia ini. Jadi dengan tehnologi informasi saat komunikasi atau relasi antar sesama manusia sudah tidak berbatas (borderless) apakah itu usia, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi atau lain lain yang seperti disebut diatas tadi.
Dalam renungan minggu ini semua gereja dilingkungan GKI di berikan suatu tema yang sama yaitu “Kasih tak Berbatas”. Lalu timbul pertanyaan apakah kasih antar sesama manusia saat ini sudah tak berbatas (borderless) satu dengan yang lainya seperti yang di gambarkan dalam kemajuan informasi tehnologi diatas tadi?. Mungkin kita akan kompak menjawab belum. Sebab pada kenyataanya, dalam mengimplementasi kasih yang sudah Tuhan ajarkan pada kita, kita masih membatasi dengan kenalan, satu keluarga, satu suku atau satu bangsa atau satu agama dengan kita. Lalu bagaimana dengan Kasih Allah? Untuk kasih yang satu ini tidak perlu di ragukan  dan tidak ada bandingnya (nothing compare),karena  Allah adalah Kasih, Kasih-Nya tak berbatas, dan  Kasih-Nya dari kekekalan dan sampai kekal, serta Kasih-Nya tidak pernah berubah, tak akan lekang oleh waktu dan tempat. Kasih Tuhan tidak berbatas dan tidak ada bandingnya. Bagaimana perbandingan dengan kemajuan tehnologi saat ini, yang katanya menghilangkan batas antar sesama manusia untuk berkomunikasi? Tetap tidak bisa dibandingkan dengan ruang lingkup dan jangkauan Kasih Tuhan itu. Semaju apapun kemajuan tehnologi itu semua masih tetap tergantung pada alat yang di buat manusia . Sedangkan kasih Allah sudah ada,karena Kasih Tuhan bukan ciptaan siapa-siapa, karena Allah sendiri itulah Kasih. Tehnologi bisa hancur seketika apa bila dunia ini musnah, tapi kasih Allah akan kekal dan tetap ada walaupun seluruh dunia ini musnah. Lalu seberapa besar kasih Allah kan manusia?. Kasih Allah akan dunia sebesar apa yang tertulis dalam Yohaness 3 : 16 ; Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak bisa, melainkan beroleh hidup yang kekal”.
Kemajuan tehnology informasi memang memberikan manfaat terhadap kehidupan manusia saat ini, namun bukan mustahil pada suatu saat nanti bisa menghancurkan kehidupan manusia dan dunia ini, Namun kasih Allah akan menyelematkan manusia  dan dunia ini karena kasih Allah adalah tidak berbatas (borderless) dan tidak ada bandingnya (nothing compare) sebab Allah itu adalah kasih.(jm)